Dongeng SD, Main PS di Pedati

Literasi pembiasaan bercerita yang terekam kamera adalah Ahmad Iniesta kelas 7A yang berjudul "Main PS di Pedati" didampingi oleh Pak Muafi dan Hendra Saputra kelas 7D berjudul tentang SD yang didampingi oleh Ibu Revi Soekandro, S.Pd. 

Foto: Muafi.

Tilawah & Muroja'ah Juz 30

Pertemuan keempat di akhir bulan Juli, ekstrakurikuler tilawah telah dilaksanakan di Musholla An-Nur lantai dua. Dibimbing oleh kak Tahlia, peserta didik diajarkan masih dalam konteks QS. Ali 'Imran ayat 144-145 dan setoran juz 30. 

Pelaksanaan ekstrakurikuler Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) setiap pertemuannya dilaksanakan selama durasi satu setengah jam dengan materi yang diberikan oleh pelatih atau pembimbing. Pemateri juga mempersilahkan peserta didik untuk melaksanakan shalat Zhuhur terlebih dahulu, karena setiap hari Senin, kegiatan belajar mengajar berakhir pukul 12.10 WIB. 


Terima kasih yang sudah hadir dalam pembelajaran tilawah pada pertemuan ini. Semoga ilmu yang sudah didapatkan hari ini mendapat keberkahan ilmu dari Allah SWT. Aamiinnn yaa robbal'aalamiinnn... 

Foto: Muafi.

Kenangan Pendakian di Hari Minggu

Rutinitas pembiasaan literasi bercerita pada Jum'at, 26 Juli 2024 yang terekam dokumentasinya yang diceritakan oleh peserta didik, sebagai berikut: 

  • Kelas 7C: Miftahul Rizki yang didampingi oleh Ibu Pudji Astutie, S.Pd. 

  • Kelas 7D: Sesylia Asyfa Nazar berjudul "Kenangan di Sekolah Dasar", didampingi oleh Ibu Kotiah, S.Pd. 
  • Kelas 8B: Alfarizi berjudul "Pendakian Gunung Mas", didampingi oleh Pak Wafi. 
  • Kelas 8D: Andini Maulida yang didampingi oleh Ibu Siti Mutaharoh. 

  • Kelas 9E: Bunga Jahra berjudul "Aktifitas Hari Minggu", didampingi oleh Ibu Anisah, S.Ag. 

Sumber: Pudji, Muafi, Mut.

Hasil Karya Mapel Prakarya & P5 Kurmer

Barang-barang yang ada di dalam dan di atas lemari ini masih ada yang bisa digunakan dan bermanfaat. Oleh karena itu, Ibu Eny selaku Kepala SMP Negeri 14 Jakarta menginstruksikan untuk merapihkan dan dibersihkan agar terlihat rapih dan tertata dengan baik. 

Di dalam lemari tersebut merupakan hasil karya peserta didik dalam mata pelajaran prakarya dan seni budaya, tutur Ibu Evi. Ada juga hasil karya dari pembelajaran P5 kurikulum merdeka, yang sengaja disimpan di lemari depan ruang guru, agar peserta didik yang lain dapat melihatnya. 

Foto: Ibu Eny.