Jum'at, 11 Maret 2022 - Alhamdulillaah ananda Zahrotul Fathah dengan bangga mendapatkan penghargaan dalam Lomba Dai Muda Jenjang SMP Tingkat Nasional dengan tema "Menjaga Eksistensi Pemuda Muslim sebagai Kuntum Khoiro Ummah di Era yang Terus Berubah".
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Darul Fikri Islamic Festival (DIFEST) pada tanggal 20 s/d 27 Februari 2022, yang berlangsung secara online selama 1 minggu lamanya.
Seperti yang kita ketahui, bahwa SMP Negeri 14 Jakarta memiliki ektrakurikuler di bidang kesehatan, yakni PMR (Palang Merah Remaja). Adanya ekstrakurikuler ini diharapkan dapat memberikan edukasi kesehatan, minimal pengetahuan pertolongan pertama terhadap peserta didik yang membutuhkan.
Biasanya tim Palang Merah Remaja SMP Negeri 14 Jakarta ditugaskan dalam kegiatan-kegiatan keseharian di sekolah. Mereka siap bertugas dalam kondisi apapun itu, bahkan ketika salah satu anggota PMR ada yang sakit, mereka tetap mengutamakan peserta didik yang sakit terlebih dahulu.
Nah, siapa saja sih para kader anggota PMR SMP Negeri 14 Jakarta itu? Berikut admin akan memberikan informasinya sebagai berikut, yang mana para kader ini berada di jenjang kelas 7 sebanyak 76 anak dari berbagai rombongan kelas.
Proses Pelantikan Anggota PMR di SMP Negeri 14 secara daring
Seperti yang dilansir oleh Berita Resmi Pemkot Jakarta Timur, belasan ribu anggota (PMR) Palang Merah Remaja tahun 2022 dari tingkat Mula, Madya, dan Wira di Jakarta Timur secara resmi dilantik. Pelantikan dipimpin langsung oleh Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, M. Anwar, di Ruang Pola, Lantai II Blok A, Kantor Walikota Jakarta Timur, Sabtu (26/2/2022).
Kegiatan yang digelar secara daring tersebut disaksikan oleh Sekjen PMI Pusat, Sudirman Said, juga dihadiri langsung oleh Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta, Rustam Efendi dan Ketua PMI Jakarta Timur, Krisdianto, dan Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Kota Jakarta Timur, Achmad Salahuddin.
Proses Penyematan Slayer kepada Anggota PMR SMPN 14 Jakarta
Tercatat sebanyak 11.200 orang anggota PMR bergabung dan dilantik di tahun ini. Mereka berasal dari 1.103 PMR sekolah dan Madrasah di Jakarta Timur.
"Hari ini, momentum bersejarah kembali terulang. Dengan senantiasa menerapkan Tribakti PMR. Saya yakin Anggota PMR patut dibanggakan dan wajib dijadikan role model (teladan) bagi siswa lain di sekolah," kata Wali Kota.
Ia pun mengucapkan selamat kepada seluruh Anggota PMR yang telah dilantik. Ia berharap agar mereka tetap menjadi insan-insan yang berkualitas dan memiliki rasa kepedulian sosial kemanusiaan yang tinggi.
Wali Kota pun berharap agar keberadaan PMR di tingkat SD/MI (PMR Mula), SMP/MTs (PMR Madya) dan SMA/SMK/MA (PMR Wira), merupakan salah satu wadah kegiatan ekstrakurikuler di sekolah dan Madrasah untuk mengembangkan karakter yang mandiri, kreatif, bertanggung jawab dan memiliki sikap kepedulian sosial terhadap sesama. Selain itu, PMR juga dipersiapkan sebagai peer educator (pendidik sebaya) dan role model (teladan) bagi sebayanya, karena PMR siap membantu siapapun yang membutuhkan.
“Sebelum mengikuti pelantikan, Anggota PMR se Jakarta Timur mengikuti Orientasi Kepalangmerahan dan Diklat PMR yang dilakukan secara daring oleh PMI Kota Jakarta Timur. PMI juga menyediakan wadah kreatifitas bagi anggota PMR dalam bentuk Virtual e-Poster Competition, yang diikuti sebanyak 226 peserta dari 131 sekolah,” tandasnya. (OS)
Source: Dokumentasi Ibu Fitriyanti, Ibu Anisah, dan Berita Resmi Pemkot Jakarta Timur.
Balimester (Rabu, 26/01) - Waktunya pulang sekolah telah tiba. Pasca pandemi ini, sekolah di wilayah DKI Jakarta telah memberlakukan PTM 100%. Walaupun begitu, waktu PTM juga masih belum kondusif, artinya masih belum stabil. Jam pembelajaran juga diperpendek waktunya, seperti halnya di sekolah kami. Waktu kepulangan anak-anak juga lebih cepat dari biasanya.
Ketika bel pulang sekolah sudah dibunyikan, dari gerbang sekolah anak-anak selalu dikawal dan ditemani sampai benar-benar pulang dari area sekolah. Kepulangan sekolah anak pun berbagai macam cara dilakukan, seperti dengan cara dijemput oleh orang tuanya, diarahkan menaiki bus sekolah, ada juga dengan memesan ojek online, mengarahkan naik angkot, bahkan jalan kaki bagi yang rumahnya sangat dekat dari area sekolah.
Begitulah setiap harinya selama pemberlakuan PTM 100% yang dilakukan oleh sekolah kami.
Peserta Didik, Ekstrakurikuler, OSIS, Rohani Islam (ROHIS), Rohani Kristen (ROKRIS), Hadroh, Pramuka, Bela Diri Silat, Futsal, Tenis Meja, Badminton, PMR, MTQ, Paduan Suara